Monday, March 21, 2011

2PM versus SUEDE



Malam minggu kemarin tepat tanggal 19 Maret 2011, saya bersama Atre dan Greggy menonton acara yang disponsori seluruh oleh Blackberry. (Smartphone yang tak pernah buat saya tergoda untuk membeli, karna saya lebih tergoda sama Iphone ato HP ber-OS android. Hahaha..) Acara yang mengusung nama Live & Rockin' ini memboyong 4 penampil dari luar negeri, yaitu 2PM (Korea), Shontelle (Amerika), Taio Cruz (Inggris), dan Suede (Inggris). Hhhmmm.. Kalau dari jenis musik para penampil ini bisa dibilang sangat variatif. Pertama kali tau yang tampil siapa saja, saya cukup merasa aneh. Apalagi dengan ada 2PM dan Suede, bagaikan sirup dan jamu nih. *perumpamaan yang aneh* Hehehe.. ;p

Oiya, bisa dibilang juga pemberitaan acara ini bisa dibilang mepet banget. Bayangkan acara baru di-announce sekitar 2 minggu sebelum tanggal 19 Maret. Untuk sebuah acara besar, terlebih yang nampilin penyanyi/band luar negeri pengumuman itu sangat terlalu mendadak sekali. Tapi ternyata pihak blackberry dan beberapa promotor yang bikin acara ini sempet kecolongan loh. Di websitenya Suede sudah diumumkan bahwa mereka akan tampil di Indonesia dalam acaranya blackberry. Hahaha..

Keanehan lainnya dari acara ini adalah cara untuk membeli tiketnya. Buat saya dari segala konser yang diadain di Indonesia dan yang pernah saya tonton, cuma cara pembelian tiket konser Live & Rockin' ini sangat-sangat aneh. Kalo dari hasil daya tangkap saya, sistem beli tiket VIP-nya tuh tukar tambah HP lama dengan blackberry tipe tertentu. HP lama cuma diharga 200 ribu / 400 ribu saja, sedangkan blackberry tipe tertentu itu harga 3-5 juta. *Oooohh meeenn!!! Ini cara beli tiket yang ngga masuk akal buat saya.*

Akhirnya, seminggu sebelum acara digelar ajang free giveaways buat yang mau nonton konser ini tanpa perlu menukartambahkan HP lamanya dengan blackberry tipe tertentu itu. Caranya gampang cuma mengunjungi ini terus pilih mau siapa penampil yang kamu suka, dan jawab pertanyaannya. Kalau ngga bisa jawab tinggal search di google. Hehehe.. Bila menjawab semua pertanyaan dengan benar, satu tiket akan didapat dan akan dikirim ke email. Lebih asiknya lagi, untuk kuis ini ngga harus yang punya blackberry, karna nomor IMEI bisa diganti dengan nomor KTP. Yeeess!!!

Ada cerita seru ketika saya mau mendapatkan tiket ini. Jadi ketika malam orang-orang pada sibuk mengunjungi situs ini. *Saya lupa tanggal berapanya. Hehehe..* Saat itu saya lebih memilih untuk tidur, karna percuma saja mencoba berkali-kali buat buka situs pasti ada beribu-ribu anak muda yang membukanya. Sebelum tidur saya berdoa, semoga besok pas saya bangun pagi masih bisa ikutan kuisnya. Dan masih bisa, yeaaahh! Ternyata benar, bangun pagi itu membawa rejeki. *Coba bangun pagi bisa membawa jodoh datang ke hati saya. #eeeaaa* Lalu saya tak tanggung-tanggung buat dapetin tiket untuk Atre & Greggy. *Kitakan mau 2PM-an bareng, ccyyiiin.*

Oke, balik lagi ke topik yang sesuai dengan judul tulisan ini. 2PM versus SUEDE.

Kenapa dari 4 penampil, saya cuma mau membahas 2PM dan Suede? Karna yang saya tau musiknya cuma dua penampil itu aja. Hehehe.. *maaf ya, shontelle dan taio cruz.*

Saya tau 2PM karna saya pecinta drama korea dan beberapa boyband korea, tapi saya bukan penganut yang fanatik. Jujur aja, 2PM bukan boyband favorit saya. Boyband korea favorit saya adalah Big Bang dan sedikit favorit sama Super Junior (Suju). Saya pun tau info tentang 2PM dan boyband ato girlband selain Big Bang/Suju itu dari sahabat saya, Atre & Greggy. Hahahaha..

Ketika tau 2PM main ke Indonesia dan dapetin tiketnya dengan cara gratis, saya pun tak ragu-ragu buat mengajak Atre dan Greggy. Alasan kenapa saya pengen liat 2PM karna kata beberapa orang liat boyband/girlband korea secara langsung tuh beda sama liat di video/foto. Ternyata emang bener, 2PM terlihat lebih putih dan besar. Hahaha.. Saya cukup berkesan dengan penampilannya 2PM karna saya, Atre, dan Greggy menebak kalau mereka pasti lipsync, tapi ternyata tidak. Mereka menyanyi secara live sambil ngdance. Hhhhmmm.. salut. Bisa dibilang gerakan dance 2PM cukup berat, soalnya berdasarkan pengalaman sahabat saya *tak boleh disebutkan namanya* berinisial GREG *hahaha* pernah mencoba dance 2PM dan katanya bisa bikin berat badan turun 1kilo. ;p Yang sangat disayangkan 2PM cuma main 4 lagu, berdasarkan info yang saya dapat setelah acara sih karna banyaknya yang pingsan. *Haddaaahh!! Itu pada pingsan karna ngliatin dada-dada dan lengan-lengannya 2PM ya. Hahaha..* Terus saya juga dapat info lagi, katanya 2PM tuh baru mendarat di Indonesia pas hari sabtu itu, setelah itu langsung rehearsal, kemudian tampil sekitar jam delapanan, dan langsung balik lagi ke korea. *WOW* Kasihaann.. Itu pasti capek banget. Kalau itu emang beneran begitu, tega bener manejemennya. Ckckckck..


Tak banyak yang bisa saya katakan tentang penampilan SUEDE. Saya cuma bisa bilang KEREEEENNN BANGEEETTT. Paman-paman dari inggris mainnya sangat pol-polan. Si paman Brett Anderson berhasil membuat saya tergoda dengan liukan badannya yang seksiiiieeehh abiieezzz. :9 Paman-paman ini memainkan lagu-lagu seperti 'Film Star', 'Animal Nitrate', 'We are the Pigs', 'By the Sea', 'Electricity', 'Can't Get Enough', 'So Young', 'Metal Mickey', 'New Generation', dan pastinya lagu andalan 'Beautiful Ones' sebagai lagu terakhir. Tapi karna penonton berteriak "we want more", akhirnya Suede pun menyanyikan 2 lagu tambahan 'Lazy' dan 'Saturday Night'.


Untuk Shontelle dan Taio Cruz saya tidak kenal, jadi tak ada cerita tentang mereka. Sorry ya. :)

Sunday, March 20, 2011

Hip Hop Diningrat


Jumat tanggal 18 Maret 2011 jam 7 malam kemarin saya menonton film Hip Hop Diningrat dan sekaligus menyaksikan penampilan Jogja Hip Hop Foundation di Teater Salihara. Saya memang sudah merencanakan untuk menyaksikan pertunjukkan ini dari sebulan yang lalu, sejak saya melihat jadwal pertunjukkan mereka di website Salihara. Ada empat pertunjukkan di Salihara yang wajib saya tonton, salah satunya ini. Semoga pertunjukkan lainnya bisa saya tonton semua. Amin. *Kalau mau tau ada apa aja di Komunitas Salihara, bisa liat di sini.*

Kali ini saya tidak sendirian. Hehehe.. Dari kantor saya pergi bareng Mona, teman saya sesama relawan di hijau damai dan sekarang jadi satu kantor tapi beda gedung, dan ada 5 teman saya lainnya yang langsung ketemuan di Salihara. Untuk menuju Salihara, saya dan Mona naik kereta dari stasiun Juanda, sebenarnya ini sama saja dengan rute saya pulang. Hehehe.. Ya iyalah, wong Salihara deket rumah saya. ;p

Sampai Salihara sudah ada empat teman saya yang menunggu, yaitu Oye, Kiki, Irna, dan Bima Wong. Tapi masih ada satu teman saya yang rumahnya di antah berantah itu masih menunggu kereta, namanya Innes ato biasa dipanggil Nyez. Makanya Nyez berangkat dari jam 12 siang aja. Hehehe..

Acara dimulai jam 7 malam dan dibuka oleh MC dadakan,
Pandji Pragiwaksono. Sebenarnya ini adalah pemutaran film dokumenter Hip Hop Diningrat tapi setelah pemutaran akan ada penampilan langsung dari Jogja Hip Hop Foundation.

Saya akan menceritakan sedikit tentang film dokumenter Hip Hop Diningrat ini, tapi sebelumnya maaf-maaf aja kalau penjelasan saya tentang film rada ngga detail. Kalau mau detailnya mah nonton sendiri ajalah. Hehehe.. ;)

Film dokumenter ini berkisah tentang perkembang sejarah musik hip hop di Jogja dari tahun 2003-2009. Yang menjadikan keunikan hip hop ini adalah bahasa yang digunakan yaitu bahasa Jawa. Pengumpulan gambar di film ini merupakan hasil kerja keras dari Juki (Kalo search di google sih nama panjangnya Marzuki Mohammad) yang rajin mendokumentasikan segala kegiatan yang dilakukan oleh para musisi hip hop di Jogja. Terus materi-materi itu digarap sama Chandra Hutagaol dan film dokumenter ini pun jadi setelah diolah sekitar selama 1 tahun 8 bulan. Diputar pertama kali di Jiffest 2010 kemarin. Dokumenter ini merupakan hasil dari 300 kaset video dan bertumpuk-tumpuk artikel media massa tentang perjalanan grup musik hip hop di Jogja yang dikumpulkan oleh Marzuki, durasi film ini awalnya 8 jam - 4 jam - 2 jam - terus jadi 65 menit. *Semoga saya ga salah denger*


Film ini berkisah tentang pengalaman Marzuki, pendiri Jogja Hip Hop Foundation, bersama teman-temannya memelopori rap berbahasa Jawa. Mulai pertunjukan-pertunjukan di kampung-kampung Jogja, seperti Angkringan Hip Hop, di Taman Ismail Marzuki (Jakarta), bahkan di Esplanade (Singapura), hingga kehidupan pribadi mereka. Para rapper juga diwawancarai dengan obrolan yang santai, tak dibuat-buat. Terkadang ada keluguan yang menjadikan film ini lucu dan tidak membosankan.
Dikutip dari sini
Setelah pemutaran film, acara dilanjutkan dengan bincang-bincang dan tanya jawab sedikit dengan Marzuki Mohammad dan Chandra Hutagaol yang pasti masih dipandu oleh Pandji Pragiwaksono.

Acara pun ditutup oleh penampilan dari Jogja Hip Hop Foundation itu sendiri. Ada satu yang kurang nih, coba Pandji ikutan tampil setidaknya di lagu terakhir. Pasti tambah seru. Hehehe..

Align Center

Tuesday, March 15, 2011

Berbagi Ilmu #1

Repost dari sini oleh sempakusut

DOUBLE EXPOSURE ON OLYMPUS XA2

MAU TAU CARA BIKIN PHOTO KAYA GINI?



1. SIAPIN ALAT YANG MAU DI PAKE
APAAN AJA


SAMA KARTON YANG RADA TEBEL DEH


2. LO TULIS DEH TAGLINE ATAU KATA APA AJA YANG
MAU LO PAKE NTAR (BEBAS SUKA2 LO PADA AJA DAH)

3. SELSAI LO TULIS KATA NYA , LO CUTTER DEH
SEMUA HURUF PERHURUF NYA SAMPE BEGINI

4. TEMPELIN DEH KARTON YANG TADI LO TULIS DAN
UDAH LO CUTTER SAMPE BOLONG KE MONITOR KOMPUTER
SEBENERNYA BISA APA AJA ASAL NGELUARIN CAHAYA

5.MATIIN SEMUA LAMPU SAMPE YANG TERSISA CUMA
CAHAYA DARI MOITOR LO AJA , DAN BIASAKAN PAKE
TRIPOD SAATNGEJEPRET BIAR GAK GOYANG ,
ATAU BISA LO TARO DI BANGKU
ATAU APA AJA TUH KAMERA BIAR STABIL.
KARENA OLYMPUS XA2 SHUTTER NYA BISA NGEBUKA
SAMPE 3 DETIK DALAM KEADAAN YANG GELAP ATAU
MINIM CAHAYA , MAKAN NYA USAHAKAN JANGAN SAMPE
GOYANG PAS NGEJEPRET NYA

6. NAH LO ABISIN DEH SATU ROLL DENGAN OBJEK SI TULISAN ITU
KALO UDAH ABIS SATU ROLL ATAU 36X JEPRET
LO REWIND DEH TUH KAN , TAPI INGET JANGAN SAMPE
MASUK SEMUA LIDAH FILM NYA ,

NAH ROLL FILM LO BARTI SIAP UNTUK
PEMAKAIAN KEDUA NYA
LO BEBAS NYARI OBJEK NYA DAH ASLI
POKONYA SESUKA LO AJA DAN JADI DEH KAYA GINI

ATAU BISA JUGA LO PAKE DI KAMERA YANG BERBEDA
SUPER SAMPLER CONTOH NYA KAYA GINI

NAH INI HANYA BERDASARKAN PENGALAMAN GUE LOH
BARTI INI MASIH BISA DI KEMBANGIN LAGI
DENGAN BERBAGAIMACAM KAMERA ,
BUATLAH SE KREATIF MUNGKIN
DAN KALO ADA YANG KURANG JELAS
SILAHKAN BERTANYA
JANGAN MALU2 YAH HEHEHHE

Monday, March 14, 2011

Rona Uli Shop -- COMING SOON


Rona Uli is a fashion line that focused on “ulos” clothing. ”Ulos” is traditional cloth of Bataknese from North Sumatra. Not only that, “ulos” is also one of unique culture from Indonesia.
Rona Uli is a phrase from Batak word which means “here it comes the beautiful”. Rona Uli would like to present the beauty of “ulos” to all of the people and in the same time to preserve this unique culture.


Friday, March 11, 2011

Huru-Hara di Axis Java Jazz Festival 2011

Apa yang saya lakukan malam minggu kemarin? Saya nonton Axis Java Jazz Festival 2011 di JiExpo Kemayoran. Yeaaahh!!! Seperti sudah saya sampaikan di tulisan saya sebelumnya (di sini), sabtu kemarin saya memang mendapat kesempatan untuk datang ke Axis Java Jazz Festival 2011 secara gratis. Nah! Sekarang saya mau cerita tentang huru-hara yang terjadi di Java Jazz Festival kemarin. Yang pasti huru-haranya bukan sesuatu yang anarkis, tapi justru malah yang menyenangkan. :DD

Untungnya saya dapat tiket hari sabtu, hari dimana Sondre Lerche tampil karna penyanyi ini salah satu penampil yang pengen saya tonton. :)



Bahagianya saya bisa datang ke Axis Java Jazz Festival 2011 kemarin. Banyak yang saya temui dan liat, dari yang tampil, stand-stand, dan pengunjungnya. Yang tampil ada dari lokal sampai interlokal *eh.. salah* internasional maksud saya. ;p

Oiya, saya nonton spesial shownya Santana juga loh. Opa-opa satu itu tetap KEREN banget tampil ya. Salut! Opa Santana dkk berhasil mengajak penonton untuk bergoyang di setiap lagu, saya pun juga ikut bergoyang loh. ;)






Pertama kali datang, saya langsung mencapkan tangan saya di wall "Hands for Humanity", yakni aksi cap telapak tapak tangan untuk kemanusiaan. Kita menyumbangkan sejumlah rupiah dengan ikhlas, kemudian kita diberikan kesempatan mencapkan tangan kita sebagai bukti bahwa KITA PEDULI pada korban bencana alam, peperangan dan segala bentuk pelanggaran HAM yang mengakibatkan jatuhnya banyak korban jiwa.



Setelah itu, saya juga mengunjungi stand-stand yang ada di Axis Java Jazz 2011. Saya juga berkunjung ke Axis Lounge untuk menyempatkan diri mengetik live blogging. Banyak orang yang saya temui di Axis Java Jazz Festival 2011 ini, dari temen SMP, SMA, kuliah, temen ng-picnicholic, artis, sampe atlit. Dari yang gue kenal sampe yang ngga gue kenal. *loh?!* (Yaiyalah! Emang yang dateng ke Axis Java Jazz Festival 2011 lo kenal semua, Grace!)



Oiya, sistem membeli makanan di Axis Java Jazz 2011 itu sama kaya Java Jazz sebelumnya yaitu pake kartu prepaid. Untung aja, saya masih punya kartu prepaid tahun lalu jadi kemarin cuma tinggal isi saldo. Nah! Sekedar pesan *sok tau* dari saya, sebaiknya kartu prepaid yang kamu punya sekarang jangan dihilangin atau dibuang. Karna bisa aja tahun depan beli makanannya pake sistem kartu prepaid lagi, kecuali kalo kamu emang pengen koleksi kartunya. ;)


Penyanyi internasional yang saya tonton selain Sondre Lerche dan Santana, adalah penampilan New York Voices feat. Ron King Big Band. Walaupun saya cuma melihat 3 lagu terakhir, tapi itu sudah membuat saya kagum menyaksikan penampilan mereka. New York Voices yang memiliki suara sungguh harmonis dan merdu sangat apik penampilannya diiringi oleh Ron King Big Band. Merekalah penampil terakhir yang saya tonton di Axis Java Jazz Festival 2011.

*capek ya kaki ini, tapi senang ya hati ini* ;)


Terima kasih untuk Axis yang sudah memberikan saya tiket gratis. Semoga tahun depan saya bisa nonton Java Jazz Festival lagi. Semoga Axis jadi sponsor lagi dan saya dapet tiket gratis lagi. ;p

Saturday, March 5, 2011

Live Blogging: Kejutan di Axis Java Jazz 2011

Sekarang, saya lagi ada di Axis Java Jazz 2011. Kebetulan saya dapat tiket gratis dari Axis karna keikutsertaan saya di blogging competition dan tulisan saya yang ini masuk jadi 30 bloggers terpilih. Yiiihhhaaaa!!! :DD

Dan senangnya saya dapat tiket gratis hari sabtu, hari dimana Sondre Lerche tampil. Walaupun hari ini adalah penampilan Sondre Lerche kedua, penampilan tetap oke banget. :DD Tunggu upload-an video penampilan Sondre Lerche di blog saya ini. Mungkin 3 harian lagi muncul. *Kalo ngga keberentok sama kerjaan* Hehehehe... ;p

Kebahagian saya hari ini adalah saya dapat hadiah yang WOW dari teman.


Teman saya berbaik hati memberikan rekaman ucapan dari Sondre Lerche buat saya. :DD

Thanks, Bul. Atas rekaman ucapan Sondre Lerche.
Thanks, Axis. Saya bisa liat penampilan Sondre Lerche.

Friday, February 18, 2011

Saya ingin bertemu Sondre Lerche di Axis Java Jazz 2011

Sondre Lerche adalah salah satu penyanyi favorit saya. Pertama kali, saya mendengar lagunya ketika saya awal kelas 2 SMA. Itupun tak sengaja, proses menemukan penyanyi ini sama dengan Belle & Sebastian, Club 8, dan Camera Obscura. Saat itu juga saya langsung suka dengan mereka.


Di tahun 2007, Sondre Lerche dan Club 8 pernah tampil di Jakarta dalam acara Soundshine 2007. Sayangnya pada saat itu, saya masih sekolah dan belum kerja jadi tak punya uang sendiri. :( Apalagi saya bukan dari keluarga kaya raya yang bisa minta uang seenak jidat. *loh ko'?? Jadi cerita sedih gini??!!* Hahahaha.. Emang harus diakuin, saya pada zaman sekolah dulu *caelah* tak seperti anak sekolah sekarang, kalo mau nonton konser tinggal minta sama orang tuanya. Saya minta sama orang tua yang ada saya ditabrak sama kopaja. Hahahaha.. *lebay,cing!*


Alhasil, karna ketidakmampuan untuk membeli tiket konser Soundshine 2007 jadi saya tak bisa menonton Sondre Lerche dan Club 8. Hal tersebut juga terjadi sama Kings Of Convenience, seperti gue ceritain di sini.Puji Tuhan, sejak Januari 2010 kemarin sudah bekerja dan punya uang sendiri jadi segala penyanyi dan band baik dari luar maupun dalam negeri yang saya suka pasti diusahakan menonton. Seperti halnya konser Camera Obscura dan Belle & Sebastian yang diadain tahun 2010 kemarin, semua cerita nonton dua band itu bisa dibaca di sini dan sini.


Akhir tahun kemarin, saya mendapat kabar bahwa Sondre Lerche confirm tampil di Axis Java Jazz 2011. Tanpa pikir panjang, saya pun memutuskan wajib untuk nonton. Tahun lalu saya berkesempatan menjadi volunteer, kalau tahun ini dipanggil lagi atau tidak dipanggil saya tetap akan datang ke Axis Java Jazz 2011. Tujuan saya datang cuma ingin lihat penampilan Sondre Lerche. Lebih bersyukur lagi kalo bisa foto bareng dan dipeluk (serta dicium) sama Sondre Lerche. *genit* Hahaha..


"Tuhan, kabulkan doa saya untuk bertatap muka langsung dengan Sondre Lerche. Janji ngga akan norak deh. Nanti aku jadi anak yang manis kalo bisa ketemu sama abang Sondre. Amin." ;p
Photo from this

Tuesday, February 15, 2011

saya bersalah kesenangan

Akhirnya, saya tergoda untuk membuat tumblr. Tapi tenang, saya tetap setia dengan blogspot ini ko'. Karena isi tumblr saya hanyalah "my guilty pleasure". Hahaha.. Jadi yang ingin tau "bersalah kesenangan" saya (dibahasa-indonesiakan dengan google translate) silakan mampir ke SINI!!!

Wednesday, January 26, 2011

Trip Sawarna

Yeeeaaahh!!! Tanggal 21-23 Januari kemarin saya jalan-jalan lagi. Kali ini saya pergi ke Desa Sawarna, yaitu sebuah desa yang berada di pantai selatan Kabupaten Lebak, Banten. Kali ini saya ikut trip dari PicnicHolic dan lagi-lagi pergi sama Ucy. *sial!* Hahaha.. Becanda, pit! ;) Oiya, satu lagi dalam trip ini yang saya kenal adalah Debry, senior saya waktu di broadcast UI. Dan yang lainnya teman baru semua! :D

Dalam trip ini ada 15 peserta dan salah satunya adalah yang punya PicnicHolic itu namanya Mba Nyanyu "si ibu-ibu tukang trip yang anaknya punya cita-cita unik". Hihihi.. :p Oke, sudah disebutkan 4 dari 15 peserta termasuk saya. Dan sisa pesertanya antara lain Imey, Hanny, Jerzy, Anggun D, Eka, Anggun S, Sukma, Dian, Adiek, serta pasangan suami-istri, Mas Wulung & Mba Maya. Satu-satunya sosok paling cantik di trip ini ya Mas Wulung itu. Hihihi.. Becanda, mas.

Berdasarkan rencana, kumpul hari Jumat (21 Januari) di pom bensin Pancoran pukul 8 malam. Untung kumpulnya deket rumah jadi bisa pulang dan mandi dulu deh. Hehehe.. Eh Ternyata eh ternyata, si Tessa a.k.a Chacha teman baru di trip Pulau Gusung Pandan kemarin adalah temannya Mba Nyanyu dan Imey.

Hhhmmmm... Perjalanan ke Desa Sawarna sangat sangat "mengasikkan". Hihihii... Yang pernah ke sana pasti tau asiknya gimana. :p

Perjalanan ditempuh sekitar 6-7 jam. Sampe di sana kita langsung sarapan. Hehehe.. Menuju rumah tinggal atau disebut homestay kalau di sana, akan melewati jembatan. Buat yang pernah ke sana pasti tau jembatannya seperti apa. Hihihi.. Setelah rapi-rapi dan ganti pakaian serta ada yang mandi di penginapan. Kalau saya tentu hanya berganti celana, kan mau main ke pantai jadi ga usah mandi. Mandinya di pantai aja, jadinya bawa sampo dan sabun. *loh?!!* Hehehe.. Ngga lah.

Dan kita ke pantai. Yiiipppiieee!!!
Bermain di Pantai Ciantir Sawarna hal yang membahagiakan karna saya suka dengan pantai. Oiya, pantai ciantir ini terkenal sebagai pantai untuk para peselancar. Sehingga ombaknya di sana cukup tinggi-tinggi. Sayangnya, ngga nemu peselancar bule ganteng. Hahaha..

Setelah berfoto-foto, duduk, berjemur, bermain air laut plus pasir kita menyusuri pantai menuju Tanjung Layar. Dua buah batu karang besar yang berbentuk seperti layar. Kebetulan pas kemarin air laut sedang pasang jadi untuk ke Tanjung Layar-nya harus berjalan di tengah laut. Ngga dalam ko', cuma sepinggang saya. Seru pas jalan di tengah laut itu. Sampai-sampai saya jatuh. Hahaha..
Bersenang-senang di Tanjung Layar selesai, dilanjutkan dengan makan siang di saung tempat penginapan dengan pemandangan sawah. Ditambah makan siang yang lezat, sambelnya mantap. Yuuuummmmyyy!!! :9
Apa yang dilakukan setelah makan siang???!!! TIDUR SIANG!! Hahaha.... Jarang-jarang tuh ngtrip ada acara tidur siang. :p Dan saya pun memilih tidur siang di saung tempat tadi makan. Kelebihan tidur siang di saung adalah ditemanin ayam. Hahaha.. Kalau ditemanin bule ganteng sih dengan senang hati saya terima. *murahan*

Menjelang sore, kita menuju pantai ciantir lagi. Saatnya menikmati sunset sambil duduk di pinggir pantai menikmati suara deburan ombak dan yang pasti berfoto-foto serta berbagi cerita. Tapi sayang sunsetnya malu-malu, jadi sedikit minus.

Selesai berleha-leha dengan sunset yang malu-malu, saat kembali ke penginapan untuk bersih-bersih dan makan malam. Makan malam selesai, ada yang ke kamar langsung tidur dan ada pula yang leha-leha di saung sambil makan mie, minum kopi susu, dan main uno. Kebetulan saya masuk ke yang bersenang-senang di saung. Malam kian larut dan kita pun beranjak tidur karena besoknya berencana melihat sunrise.

Sekitar jam 4 atau 5 pagi *lupa*, bersiap menuju Tanjung Layar untuk melihat sunrise. Tadinya mau ke Laguna Pari karena katanya di sana tempat yang cocok buat lihat sunrise, tapi karena siang nanti akan ke sana juga jadi kita memilih Tanjung Layar. Karena dihasut oleh si ojek, tujuan pun berpindah ke Laguna Pari lagi. Hhhmmm.. Banyak hal yang terjadi, benar-benar pengalaman yang tak terduga dan biar saya serta peserta trip saja yang tau. Hahaha..
Dan pulang naik ojek lagi. Hahaha.. Lebih mending daripada yang berangkatnya, tapi tetep aja ada adegan jatuh. :(

Sampai penginapan, leha-leha dan langsung makan siang. Trip ini cuma makan doang kegiatannya. Haha.. :DD Setelah makan siang, kita siap-siap pergi ke Goa Lalay (Goa Kelalawar). Jika berjalanan kaki, untuk menuju ke goa tersebut akan melewati pematang sawah. Cuaca pada saat itu kebetulan sedang bagus-bagusnya, terlebih langitnya. Jarak yang ditempuh ke Goa Lalay cukup lumayan jauh. Kalau orang kampung Sawarna mungkin cuma butuh setengah sampai satu jam saja, sedangkan orang biasa dan yang ga pernah olahraga macam saya mungkin 2 kali lipat dari itu. Hehehe..

Pengalaman saya ketika masuk Goa Lalay adalah kejatuhan saya untuk kesekian kali dalam trip ini. Hahahaha.. Sayang tak ada foto yang bisa diambil oleh kamera saya ketika di dalam goa. :( Tapi tenang, di kamera Ucy dan Mba Nyanyu pasti ada foto saya. *kePDan* Haha..
Trip pertama saya bersama PicnicHolic sangat menyenangkan. Bertemu dengan kawan baru dengan berbagai latar belakang. Semoga bisa ngtrip bareng lagi. :))

*Notes:

(
1) Satu pengalaman dan jangan sampai terjadi buat kalian, sebelum membeli sesuatu di warung pinggir pantai sebaiknya tanya harganya terlebih dahulu. Karena bisa-bisa harga jadi 2 kali lipat dari harga wajarnya. *colek Mba Nyanyu*
(2) Tips lagi, sebaiknya kalau mau naik ojek tanya dulu kepastian harganya. Kalau tukang ojeknya bilang, "Gampang aja." Jangan mau, kita harus tau pasti harganya. Kalau harganya ga wajar, ditawar aja. Atau sebelumnya kita tanya dulu sama warga di sana harga biasanya berapa.
(3)
Judul trip ini buat saya adalah "Trip Jatuh ke Sawarna"